Administrator

Administrator

Thursday, 11 June 2020 03:36

Videos

   
 
Tuesday, 02 June 2020 14:45

PAT Tahun Pelajaran 2019-2020

Protokol Pelaksanaan PAT online
SMA BPI 2 Bandung
(3 Juni - 10 Juni 2020)

1. Menggunakan seragam sekolah
2. Mengisi absen melalui grup WA kelas yang akan dimulai 1 jam sebelum PAT dimulai
3. Menyiapkan laptop beserta charger
4. Terhubung dengan internet
5. Log in ke ip address edubox
Kelas X :
101.128.68.78:7000/
Kelas XI :
101.128.68.78:6500/
6. Masukan user ID beserta password pada kartu peserta
7. Pilih mata pelajaran yang diujikan sesuai jadwal PAT
8. Apabila ujian ke blok silahkan menghubungi teknisi ujian (pak trian/bu luthfi) yang ada di grup kelas untuk mendapatkan kode pembuka.
9. Kode Pembuka akan berubah setiap 15 menit.
10. Jika ada kesulitan terkait pelaksanaan PAT online, peserta ujian dapat menghubungi teknisi di grup kelasnya masing masing
11. Orangtua/wali harap mendampingi selama putra/i nya melaksanakan PAT agar mengerjakan secara jujur


Bandung, Juni 2020
Panitia PAT Online SMA BPI 2

Wednesday, 20 May 2020 13:54

112 Tahun Hari Kebangkitan Nasional

Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20, di mana rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia". Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Multatuli.

Pada tahun 1912 berdirilah Partai Politik pertama di Indonesia (Hindia Belanda), Indische Partij. Pada tahun itu juga Haji Samanhudi mendirikan Sarekat Dagang Islam (di Solo), KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah (di Yogyakarta), Dwijo Sewoyo dan kawan-kawan mendirikan Asuransi Jiwa Bersama Boemi Poetra di Magelang. Kebangkitan pergerakan nasional Indonesia bukan berawal dari berdirinya Boedi Oetomo, tetapi sebenarnya diawali dengan berdirinya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 di Pasar Laweyan, Solo.

Serikat ini awalnya berdiri untuk menandingi dominasi pedagang Tionghoa pada waktu itu. Kemudian berkembang menjadi organisasi pergerakan sehingga pada tahun 1906 berubah nama menjadi Sarekat Islam.

Suwardi Suryaningrat yang tergabung dalam Komite Boemi Poetera, menulis "Als ik eens Nederlander was" ("Seandainya aku seorang Belanda"), pada tanggal 20 Juli 1913 yang memprotes keras rencana pemerintah Hindia Belanda merayakan 100 tahun kemerdekaan Belanda di Hindia Belanda. Karena tulisan inilah dr. Tjipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat dihukum dan diasingkan ke Banda dan Bangka, tetapi karena "boleh memilih", keduanya dibuang ke Negeri Belanda. Di sana Suwardi justru belajar ilmu pendidikan dan dr. Tjipto karena sakit dipulangkan ke Hindia Belanda.

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kebangkitan_Nasional_Indonesia

Monday, 18 May 2020 23:28

Info PPDB 2020: SMA BPI2

Info PPDB 2020: SMA BPI2

Selama Pandemik #covid19 dan pelaksanaan PSBB Kota Bandung/Jawa Barat. SMA BPI 2 Bandung tetap melaksanakan kegiatan PPDB 2020. Kegiatan PPDB 2020 bisa dilaksanakan secara online atau menghubungi panitia seperti tercantum dalam info diatas.

Sunday, 03 May 2020 23:00

Kelulusan Online Siswa Kelas XII

Kelulusan Online Siswa Kelas XII

Tahun Pelajaran 2019/2020 memang beda dari biasanya, pandemik #COVID19 membuat kegiatan belajar dan kelulusan mengalami perbedaan. Para siswa dan siswi harus tetap berada dirumah #stay@home.

Siswa-siswi kelas XII tanpa terkecuali terdampak secara langsung, kegiatan UAS dan UNBK 2020 mengalami perubahan secara langsung. UAS dan UNBK yang semestinya dilaksanakan secara tatap muka untuk tahun ini ditiadakan. sebagai penggantinya seluruh siswa melakukan kegiatan Ujian Akhir Sekolah mengikuti kegiatan UAS secara online.

Selamat kepada seluruh siswa yang telah berhasil menyelesaikan kegiatan UAS secara online. Kegiatan UAS online diikuti oleh 235 siswa terdiri dari 4 kelas jurusan IPA dan 3 kelas jurusan IPS.

Kepada seluruh siswa bisa dapat segera menyelesaiakn seluruh keperluan administrasi, untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi wali kelas masing-masing.

"SELAMAT DAN SUKSES UNTUK SELURUH SISWA KELAS XII YANG TELAH BERHASIL LULUS".

 

Tuesday, 05 May 2020 11:55

Pesantren Kilat: Smartren 2020

Ditengah-tengah pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia, banyak sekali sektor yang terdampak tak terkecuali sektor pendidikan. Namun, hal ini tentu menjadi tantangan yang harus dijawab. Maka pemerintah melalui edaran resmi mengharuskan sekolah untuk tetap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara daring hingga waktu yang telah ditetapkan. Namun, pandemi ini terus berlanjut hingga memasuki bulan Ramadhan, sehingga hal ini menuntut sekolah untuk dapat menyelenggarakan kegiatan pesantren Ramadhan secara daring pula.

SMA BPI 2 sebagai salah satu sekolah menengah atas di Bandung, menyelenggarakan kegiatan Smartren 2020 secara daring melalui video conference yang bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan siswa siswi mengenai agama islam dari berbagai aspek mulai dari akidah, akhlak, dan fiqih yang dikemas menjadi silabus smartren dengan tema Milenial Smartren Ramadhan Virtual sasaran kegiatan smartren Ramadan ini adalah siswa siswi kelas x dan xi, penyelenggaraan smartren ini dimulai dari tanggal 27 April sampai 2 Mei 2020.

kegiatan penugasan smartren dilakukan oleh peserta dari rumah masing masing dan penilaian dilakukan daring melalui email atau google classroom yang berupa karya karya peserta dari setiap kegiatan hariannya.

Tentunya kegiatan smartren yang dari rumah aja perlu adanya kerja sama antara guru dan orang tua untuk membimbing siswa dalam penyelesaian dan menjaga semangat siswa dalam mengikuti kegiatan smartren maka orangtua pun menyambut dengan responsif dan positif dengan adanya kegiatan smartren ini anak anak di rumah memanfaatkan waktu di bulan ramadhan untuk aktivitas yang bermanfaat juga memperoleh ilmu mengenai agama islam lebih dalam. semoga kegiatan smartren dari rumah saja ini membuat siswa kita lebih mengenal agamanya dengan baik dan bisa mengamalkannya dalam perbuatan sehari hari kedepannya dan menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah.

Jakarta, Kemendikbud — Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang biasanya digunakan untuk mendukung sekolah dalam menjalankan operasionalnya, kini juga dapat digunakan untuk mendukung kesehatan pendidik dan tenaga pendidik. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Hamid Muhammad, saat menjadi narasumber Gelar Wicara RRI Pro 3 tentang Penggunaan Dana BOS dan BOP PAUD dan Kesetaraan di Masa Pandemi Covid-19 di Jakarta, Jumat (24/4/2020). “Tolong kepsek dan dinas pendidikan pantau terus kesehatan anak-anak dan guru-guru semua yang mendukung sekolah,” katanya.
 
Merujuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler, selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, sekolah dapat menggunakan dana BOS Reguler dengan beberapa ketentuan.
 
Dalam Pasal 9 disebutkan pembiayaan langganan daya dan jasa dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah. Sementara untuk pembiayaan administrasi kegiatan sekolah dapat digunakan untuk pembelian cairan atau sabun pembersih tangan, pembasmi kuman (disinfectant), masker atau penunjang kebersihan lainnya.
 
Hal tersebut, kata Hamid, karena di tengah kondisi darurat, kesehatan adalah hal mutlak yang harus dimiliki agar bisa menjalankan berbagai amanah pembelajaran, termasuk memastikan dana BOS digunakan sesuai peruntukannya.  Kemudian untuk semua sekolah yang sudah menerima dana BOS dipersilakan untuk langsung menggunakannya sesuai Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang sudah diatur sekolah dan disetujui dinas pendidikan. "Saya harap sekolah segera melaksanakan dan gunakan dana tersebut sesuai peruntukan yang ada sesuai hasil RKAS yang telah direvisi merujuk pada regulasi yang baru,” ucap Hamid.
 
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Wardani Sugiyanto menyampaikan, pihaknya telah melakukan penyesuaian seiring dengan terbitnya Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020. Pada pencairan dana BOS tahap pertama, tutur Wardani, program yang tidak bisa berjalan seperti ujian akhir semester dan kegiatan pengawasan lainnya dialihkan dananya untuk kuota pulsa guru honorer, membayar honor guru honorer, serta penyiapan penanggulangan Covid-19 seperti pembelian masker, hand sanitizer, dan pengadaan tempat cuci tangan. “Sedangkan untuk pulsa kuota internet bagi siswa rencananya akan kami lakukan pada pencairan BOS tahap 2,” katanya.
 
Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler dalam Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 berlaku sejak bulan April tahun 2020 sampai dengan dicabutnya penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 oleh Pemerintah Pusat. Sejak itu, para Kepala Dinas Pendidikan di Jawa Tengah, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, segera melakukan penyesuaian, yaitu berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah terkait perubahan RKAS.
 
“Kami melakukan perubahan RKAS yang lebih lanjut, diinput ke aplikasi. Misalnya dengan pengalihan dana ujian. Dananya tidak digunakan karena tidak ada pengawasan ujian, maka itu dialihkan untuk pencegahan Covid-19 seperti pembelian pulsa kuota internet untuk menunjang pembelajaran via daring. Proses ini dinilai lebih cepat,” tuturnya.  
 
Hamid menegaskan, dana BOS tidak dibenarkan untuk digunakan membeli sembako karena tidak tertulis dalam permendikbud yang baru. “Pengadaaan sembako untuk masyarakat menjadi kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos). Jangan dipakai untuk (membeli) sembako,” imbuhnya.  
 
Kepada pihak penyedia barang dan jasa yang menanyakan alasan mengapa dana BOS 2019 belum dibayarkan oleh sekolah atau dinas pendidikan meskipun barang sudah diserahkan ke sekolah, Hamid menjelaskan bahwa hal tersebut bisa ditanyakan lebih lanjut ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota.
 
“Anggaran yang diperuntukkan di tahun 2019 namun tidak digunakan, harus dikembalikan ke negara. Sepengetahuan saya anggaran tahun lalu untuk BOS afirmasi dan kinerja mestinya dibelanjakan tahun lalu, tidak bisa digunakan tahun ini. Kecuali diizinkan oleh Kemenkeu, namun hal tersebut jarang terjadi,” ungkapnya.
 
Sementara untuk barang yang sudah diserahkan ke sekolah, Hamid menyarankan agar bisa tetap dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran peserta didik. “Cara pembayarannya harus dikoordinasikan dengan sekolah dan dinas pendidikan setempat,” pungkasnya.  (Denty. A/Aline)

Sumber : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/04/percepatan-pemanfaatan-dana-bos-dilakukan-sejalan-dengan-protokol-kesehatan-covid19

Saturday, 25 April 2020 07:08

Siswa Yang diterima di PTN: SNMPTN

Lulus SNMPTN tahun 2020:

 

  1. M. Algits Sajidin (XII IPS 3) Adm. Publik - UIN
  2. Maura Nasywaa A. (XII IPA 3) Pend. Agro Industri - UPI
  3. Dhapne (XII IPA 1) Seni Teater - ISI Yogyakarta
  4. Ghina Fauziah XII IPA 4: PGSD - UPI
  5. Alvira (XII IPA 3) Pend. Multimedia - UPI
  6. M. Fauzan (XII IPS 3) Ilmu hukum - UIN
  7. Ismi Rasyidah Noor (XII IPS 2) pend.Akutansi - UPI
  8. Syahrani (XII IPA 4) Pend.Bahasa Korea - UPI
  9. Nephia Rai Rachmanda (XII IPA 2) Psikologi - UIN

 

 Lulus SNMPN 2020

  1. Dania Ayu J. S. (XII IPA 3) D4 Teknik Informatika - Politeknik Negeri Surabaya
  2. Ryan Martin Anata (XII IPA 3) D4 Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan - POLBAN

 

Page 3 of 11